Selamat Datang Kembali di asa-multimedia.blogspot.com

GENIUS FUNDS - DANA KAMI

01 Juli 2009

Kami menawarkan produk-produk investasi yang memberikan fleksibilitas yang sejalan dengan kebutuhan setiap investor kami.

Nama danaSimbolDividen
Dana Pertumbuhan Pasar yang BangkitEMGF1.0% - 1.9%, Pembayaran harian
Dana Pasar Obligasi DuniaWBMF6.0% - 9.0%, Pembayaran mingguan

Klik simbol dana untuk mendapatkan informasi keuangan terperinci.

Mulai tanggal 10 Juni 2009, kami juga menawarkan rekening simpanan hasil tinggi (HYDA) Genius. Produk investasi baru ini menawarkan bunga laba sebesar dana investasi kami dengan fleksibilitas rekening simpanan yang Anda dapatkan di bank. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut

Selengkapnya...

Hati Yang Mendua

16 Juni 2009

Ada saatnya hubungan yang kita miliki dengan sang kekasih hati memasuki tahap kebosanan. Proses ‘ketemuan’ atau ‘jalan bareng’ tidak lebih dari sebuah kewajiban atau pekerjaan rutin. Waktu berdandan untuk ‘jalan keluar’ tidak lagi selama ketika baru bertemu dia dulu. Tidak ada lagi rasa cemas akan pakaian yang kurang ‘hip’ ketika diajak jalan untuk ketemuan dengan teman-teman si dia. Kita tidak lagi mengharapkan ketemu dengan dia seperti kamu dulu mengharapkannya. Kata-kata mesra pun mulai jarang diucapkan. Ini bisa jadi adalah tanda-tanda kebosanan.

Di saat seperti ini, ada tokoh baru yang muncul dalam hidupmu. Kamu pikir dia berbeda dengan pasangan anda sekarang. Sialnya, meskipun dia sudah tahu bahwa kamu sudah punya pacar, dia tetap dengan semangat menelepon atau meladeni teleponmu, menaruh komen di fs dan fb, sms, ngajak jalan atau mau diajak jalan, curhat, dll. Kamu kemudian merasakan sensasi yang sama ketika dulu kamu jatuh cinta kepada pasanganmu sekarang. Kemudian kamu mulai menikmati sensasi tersebut. Tidak ingin melepaskan pasanganmu sekarang, dan tetap menyukai sensasi kedekatan dengan orang baru ini. Sadar atau tidak, kamu mendua.

Sebuah acara di Discovery Channel menunjukkan bahwa monogami bukanlah sifat alami dari manusia. Manusia pada dasarnya adalah mahkluk poligami. Artinya manusia akan selalu memiliki kecenderungan untuk memiliki lebih dari satu pasangan. Yang mencegah manusia untuk memiliki lebih dari satu pasangan adalah emosi yang dimilikinya ketika dia melihat pasangannya bersama orang lain. Manusia memiliki keterikatan emosional dengan pasangannya sehingga dia tidak tahan melihat pasangannya membagi cintanya dengan yang lain. Jadi hal yang membuat manusia tetap setia adalah untuk kepuasan batinnya sendiri dan komitmen bersama untuk tidak berbagi pasangan dengan orang lain.

Ada bermacam alasan untuk mengingkari komitmen tersebut, mulai dari ketidakcocokan sampai cinta yang memudar. Namun yang menjadi masalah adalah ketika kita mengingkari komitmen tetapi tidak mengakhirinya. Komitmen kita menjadi bercabang dan akhirnya tidak satupun yang kita penuhi. Menerapkan penelitian Discovery Channel di atas, seseorang yang mengingkari komitmennya sebenarnya sedang membuka resiko bagi dirinya sendiri untuk disakiti. Karena ketika dia melanggar komitmennya, maka dia tidak bisa berharap pihak yang lain untuk menepatinya. Intinya, mendua berarti menyakiti diri sendiri. Namun, logika tidak selamanya bisa diterapkan dalam cinta, orang tetap melakukannya. Saya akan coba melihat mengapa seseorang bisa tergoda untuk mendua hati.
Ketika hubungan menjadi stabil, kejutan jarang dijumpai lagi. Tanpa kejutan sebuah hubungan menjadi stagnan tanpa jantung berdebar seperti pertama kali kita berjumpa dengannya. Tidak ada lagi rasa penasaran akan reaksinya atas tindakan kita. Ketika kita bertemu dengan orang baru, jantung kita mulai berdebar lagi, berdebar senang sekaligus takut ketahuan. Sering kita juga terjebak pada sensasi pengejaran itu sendiri dan bukan kepada cinta yang sesungguhnya. Kita mencintai sensasi yang menantang adrenalin berpacu. Ini sering menjadi penyebab hati yang mendua.

Ada juga yang berasalan bahwa orang ketiga ini lebih sempurna untuk kita dibandingkan pasangan kita. “Kenapa kita tidak boleh memilih yang lebih baik?” Untuk alasan ini, saya mengutip bebas sebuah percakapan dalam adegan film jomblo. Kalau memang kita memilih yang lebih baik, maka yang lebih baik dari yang kita miliki akan selalu muncul. Apakah memang kita harus selalu meninggalkan yang lama untuk yang lebih baik? Yang ada tinggal komitmen bahwa kita menjatuhkan pilihan kepada seseorang dan menetapkan hati kita untuk setia kepadanya meskipun banyak yang lebih baik dari dia. Lagi-lagi, kesetiaan adalah masalah janji hati.
Selengkapnya...

Tips mengatasi putus cinta

15 Juni 2009

Tips mengatasi putus cinta :

1. Luapkan emosimu,, mengamuk atau mengangis yang keras sangat dianjurkan. membenturkan kepala ketembok dan mengigit bantal sebaiknya dihindari apalagi mengigit sandal.

2. Sayangi tubuh kita.jangan langsung melakukan hal yang menyakiti tubuh , misalnya gak makan, menggundul rambut, tiba-tiba melakukan tatto, percing,, apa lagi klo punya niat ganti kelamin..jangan boss..haha..


3. Manjakan diri, untuk mengobati kekecewaan dianjurkan pergi ke tempat pijat (no ples-ples), klo ga ada duit cukup ke tukang pijat keliling. Klo masih sayang ngeluarin modal tinggal ngupil, ngorekin kuping, atau gigitin kuku ampe kuku jempol kaki juga boleh. Makan yang banyak dan lezat jangan lupa tambahin sambel biar ga ketahuan klo kita sebenernya menangis ( buat cowo yang malu nangis ).

4. Melepaskan beban dengan mengunting rambut,yang dipercaya bisa memberikan suasana baru.atau berpakaian dengan gaya terbalik mungkin? siapa tau bisa menjadi tren senter.

5. Untuk sementara buang ke kolong tempat tidur semua poto-poto dan benda-benda yang ada hubungannya dengan dia, tapi klo duit buangnya dikolong tempat tidur gw,(jd ngarep banyak yang putus gw :D )

6. Jauhi tempat-tempat yang bisa mengingatkan kepada dia, apa lagi tempat-tempat maksiat .,,jangan dengarkan lagu-lagu tentang kisah dulu meskipun dinyanyiin langsung sama penyanyinya, usir.. atau paksa ganti lagu. Dengerin hal-hal yang jelek tentang dia dari musuh-musuhnya pasti langsung berfikir untung..haha…

7. Lalukan kegiatan yang positif, menulis ( biasanya langsung dapet mood satu novel ), ng-blog, ng-game, masak, baca naruto, nonton pilem flora dan fauna atau tonton Tukul, miyabi-chan (wew)..tidur seharian juga boleh.

8. Jangan buru-buru berfikir untuk dapet pacar baru apalagi punya pikiran ngrebut pacar temen. tapi tenang aja, masi banyak tante2 diluar sana (lho??)

9. Pergi bersenang-senang ke tempat-tempat keramaian seperti pasar,terminal,tempat kampanye ( klo ada yang lebih ramai lebih baik ) atau ikutan demo,sangat dianjurkan setelah ngamuk,nangis dan berdiam diri menyesali keadaan.

10. Buat semboyan, mati satu tumbuh seribu, wanita bukan satu saja, masih banyak janda-janda yang butuh kita (upps), berakit-rakit kehulu, tak lari gunung dikejar, tak ada gading yang tak retak, satu satu aku sayang ibu..

11. Bangkitkan semangatmu. Tunjukkan kekuatanmu seperti pahlawan bertopeng… hahahaha..

12. Berfikirlah ini adalah proses untuk kedewasaan dan pematangan sikapmu dalam menghadapi kenyataan hidup.(cuma satu yang bener yah?) :D


Selengkapnya...

Security experts eye worm attack

23 Mei 2009

By Maggie Shiels
Technology reporter, BBC News, Silicon Valley

Security experts are downplaying the potential impact of a virus which some believe is set to strike on 1 April.
Conficker has infected up to 15 million computers to date and is set to change the way it works on Wednesday.
There have been some reports the worm could trigger poisoned machines to access personal files, send spam, clog networks or crash sites.

"We don't know what will happen but don't expect anything dramatic," Symantec's Vincent Weafer told the BBC.

He added: "We believe the software is geared towards making money. The characteristic of this type of worm is to keep it slow and low, keep it under the radar to slowly maximise profits over the long term."
Mr Weafer, vice-president of security response at anti-virus firm Symantec, said: "We are going to be on high alert for a long time. Come 2 April we will still be watching while most people will have moved their focus elsewhere."
Origins

Conficker, also known as Downadup or Kido, first appeared last November. The worm is self-replicating and has attacked a vulnerability in machines using Microsoft's Windows operating system, the software that runs most computers.

It can infect machines via a net connection or by hiding on USB memory drives used to ferry data from one computer to another. Once in a computer, it digs deeps, setting up defences making it hard to extract.

Among those affected by the virus have been the House of Commons and the defence forces of the UK, Germany and France.

The reason for the hype and the concern around Conficker is that 1 April is the day the worm is set to change the way it updates itself, moving to a system that is much harder to combat.

Five months ago a consortium of web security firms banded together to form the Conficker Working Group, to learn more about the worm and to try to stop it.

Last weekend the team located what they call a "fingerprint" or "signature" for the virus that means they can detect how an infected machine can be identified on a network much quicker than previously.

Security researcher Dan Kaminsky, a member of the group and director of penetration testing at IOActive, told the BBC this was a major breakthrough.

"We know these bad guys are in places they really shouldn't be. With this new trick it is much easier to find them. It means we can say, OK, I don't know what will happen but I can tell you 10,000 systems are under the control of the bad guys and here they are."

Lucrative

While no-one in the industry is 100% sure of the aim of Conficker, they are positive the people behind it are more concerned about making money than causing mayhem.

That is a view backed by PC Magazine editor-in-chief Lance Ulanoff.

"People write malware today not because they want to make a public splash. It's old school to want to make computer screens turn red and say Love Bug.

"Today crime syndicates run these things because they are interested in making money and if they are not making money there is no point in it."

A recent report by security firm Finjan claimed that cybercrime is as lucrative a business as drug trafficking.

Its Cybercrime Intelligence Report found that a single hacker could make as much as $10,800 (£7,300) a day, which the company extrapolated to $3.9m (£2.6m) a year.

Finjan's chief technology officer Yuval Ben-Itzhak said: "Cybercrime today is a very, very big business and those behind Conficker have spent a lot of money organising, writing code and securing these machines so they will be looking for a return soon.

"This type of cybercrime activity is here to stay and will grow because there is so much money involved and its hard to get caught."

"Arms race"

In February Microsoft put up a bounty of $250,000 to anyone who could help identify those behind Conficker. It also issued patches to address the vulnerability.

Industry experts say consumers and companies should regularly update their security software and apply Windows updates as well as protect computers and files with strong passwords.
Symantec has issued a free trial version of its products that will detect and remove the worm.

VeriSign, one of the guardians of the networked world, believes these bugs exist because the general level of security is just not high enough.

"This is a testament to making consumer products useable and user friendly, which means security has to be relaxed a little," said VeriSign's chief technology officer Ken Silva.

"If all the security measures were deployed that should be deployed, they would become too annoying and too difficult for most consumers."

Many in the industry describe Conficker as one of the worst worms they have seen for years and certainly one of the more aggressive.

"This is an arms race," said Mr Kaminsky. "We have to find these guys. We have done it in the past. I can do what I can as a geek but there is as much need for law enforcement and state action as there is for technical creativity.

"But people should feel good because the good guys are working to stop these bad guys."

Selengkapnya...